Jangan hanya pandai menuntut hak, tetapi lalai menjalankan kewajiban. Datang terlambat dan pulang cepat bukan budaya ASN yang berintegritas. Gaji diterima penuh, maka tanggung jawab juga harus dilaksanakan penuh. Mengeluh setiap hari tidak akan memperbaiki keadaan; bekerja lebih baik adalah jawabannya. Bolos kerja adalah bentuk pengingkaran terhadap amanah pelayanan. ASN yang baik tidak menjadikan alasan sebagai kebiasaan. Jangan biarkan malas mengalahkan sumpah dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Kedisiplinan bukan pilihan, tetapi kewajiban. Kantor bukan tempat singgah sebentar, tetapi tempat menunaikan amanah kerja. Sebelum meminta tambahan penghasilan, tunjukkan dulu tambahan kinerja dan kedisiplinan. Jangan tunggu ditegur baru berubah, karena disiplin sejati lahir dari kesadaran, bukan dari ketakutan. Setiap pagi saat kita memakai seragam ASN, ingatlah: ada amanah rakyat yang ikut kita kenakan. Gaji yang kita terima adalah rezeki, tetapi pelayanan yang kita berikan adalah tanggung jawab kepada Tuhan dan masyarakat. Datang tepat waktu bukan hanya soal aturan kantor, tetapi soal menghargai orang-orang yang menunggu pelayanan kita.

⚠️ PERINGATAN UNTUK PELAKU PEMBUANGAN SAMPAH DI MEDIAN JALAN ⚠️

Distrik Mimika Baru mengingatkan seluruh masyarakat dan pelaku usaha bahwa median jalan, taman kota, dan ruang terbuka hijau BUKAN tempat pembuangan sampah.

Kami memahami bahwa sampah rumah tangga maupun usaha harus diangkut setiap hari. Namun mulai saat ini, tindakan membuang sampah di median jalan, taman, dan jalur hijau akan menjadi perhatian serius karena:

  • merusak estetika kota,
  • membunuh tanaman dan ruang hijau,
  • mengganggu kebersihan dan kenyamanan,
  • menimbulkan bau tidak sedap,
  • serta menciptakan kesan buruk bagi wajah Kota Timika.

Fokus pengawasan tahap awal:
Koridor Jalan Ahmad Yani – depan Kantor Pos – area Koprapoka.

Jangan memindahkan tanggung jawab pribadi ke ruang publik kota ❌

Mari jaga Mimika Baru tetap bersih, tertib, dan bermartabat.

Karena kota yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah.
Tetapi cerminan perilaku masyarakatnya.