Jangan hanya pandai menuntut hak, tetapi lalai menjalankan kewajiban. Datang terlambat dan pulang cepat bukan budaya ASN yang berintegritas. Gaji diterima penuh, maka tanggung jawab juga harus dilaksanakan penuh. Mengeluh setiap hari tidak akan memperbaiki keadaan; bekerja lebih baik adalah jawabannya. Bolos kerja adalah bentuk pengingkaran terhadap amanah pelayanan. ASN yang baik tidak menjadikan alasan sebagai kebiasaan. Jangan biarkan malas mengalahkan sumpah dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Kedisiplinan bukan pilihan, tetapi kewajiban. Kantor bukan tempat singgah sebentar, tetapi tempat menunaikan amanah kerja. Sebelum meminta tambahan penghasilan, tunjukkan dulu tambahan kinerja dan kedisiplinan. Jangan tunggu ditegur baru berubah, karena disiplin sejati lahir dari kesadaran, bukan dari ketakutan. Setiap pagi saat kita memakai seragam ASN, ingatlah: ada amanah rakyat yang ikut kita kenakan. Gaji yang kita terima adalah rezeki, tetapi pelayanan yang kita berikan adalah tanggung jawab kepada Tuhan dan masyarakat. Datang tepat waktu bukan hanya soal aturan kantor, tetapi soal menghargai orang-orang yang menunggu pelayanan kita.

MTQ Ke-I Tingkat Distrik Mimika Baru Tahun 2026 Resmi Dibuka

Timika, Jumat — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-I Tingkat Distrik Mimika Baru Tahun 2026 resmi digelar pada Jumat malam pukul 20.00 WIT bertempat di Gedung Serbaguna Babussalam, Distrik Mimika Baru.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh khidmat tersebut dihadiri oleh Drs. Ananias Faot, selaku Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta MTQ, panitia pelaksana, dan masyarakat Distrik Mimika Baru.

Acara pembukaan secara resmi dilakukan langsung oleh Kepala Distrik Mimika Baru, Ibu Merlyn Temorubun, S.STP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang berakhlak, masyarakat yang harmonis, serta Mimika Baru yang religius dan damai.

Beliau menegaskan bahwa Distrik Mimika Baru percaya pembangunan daerah bukan hanya soal jalan dan bangunan, tetapi juga pembangunan iman, karakter, dan persaudaraan antar sesama masyarakat.

“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang mampu membawa kesejukan, kedamaian, serta mempererat persatuan di tengah masyarakat Mimika Baru,” ujar beliau.

Pemerintah Distrik Mimika Baru juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh agama, peserta, dan masyarakat yang telah berpartisipasi serta menyukseskan pelaksanaan MTQ Ke-I Tingkat Distrik Mimika Baru Tahun 2026.

Semoga kegiatan ini menjadi awal lahirnya generasi Qur’ani yang membawa kesejukan bagi Mimika Baru