Jangan hanya pandai menuntut hak, tetapi lalai menjalankan kewajiban. Datang terlambat dan pulang cepat bukan budaya ASN yang berintegritas. Gaji diterima penuh, maka tanggung jawab juga harus dilaksanakan penuh. Mengeluh setiap hari tidak akan memperbaiki keadaan; bekerja lebih baik adalah jawabannya. Bolos kerja adalah bentuk pengingkaran terhadap amanah pelayanan. ASN yang baik tidak menjadikan alasan sebagai kebiasaan. Jangan biarkan malas mengalahkan sumpah dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Kedisiplinan bukan pilihan, tetapi kewajiban. Kantor bukan tempat singgah sebentar, tetapi tempat menunaikan amanah kerja. Sebelum meminta tambahan penghasilan, tunjukkan dulu tambahan kinerja dan kedisiplinan. Jangan tunggu ditegur baru berubah, karena disiplin sejati lahir dari kesadaran, bukan dari ketakutan. Setiap pagi saat kita memakai seragam ASN, ingatlah: ada amanah rakyat yang ikut kita kenakan. Gaji yang kita terima adalah rezeki, tetapi pelayanan yang kita berikan adalah tanggung jawab kepada Tuhan dan masyarakat. Datang tepat waktu bukan hanya soal aturan kantor, tetapi soal menghargai orang-orang yang menunggu pelayanan kita.

DISTRIK MIMIKA BARU IMBAU WARGA WASPADA KETERSEDIAAN AIR, AJAK HEMAT DAN TAMPUNG AIR HUJAN

DISTRIK MIMIKA BARU IMBAU WARGA WASPADA KETERSEDIAAN AIR, AJAK HEMAT DAN TAMPUNG AIR HUJAN

Distrik Mimika Baru mengeluarkan imbauan kewaspadaan ketersediaan air bersih kepada seluruh warga menyusul menguatnya keluhan masyarakat dalam beberapa hari terakhir, termasuk yang beredar di media sosial, terkait debit air sumur yang mulai berkurang dan sebagian sumur yang telah mengering.

Pihak distrik menegaskan langkah antisipasi tidak perlu menunggu kondisi berkembang menjadi krisis, dan mengajak masyarakat memulai penghematan dari rumah masing-masing.

Langkah yang diimbau kepada warga:

  1. Menghemat air dan menggunakannya sesuai kebutuhan
  2. Menyimpan cadangan air bagi yang memiliki tandon atau wadah penampungan
  3. Menampung air hujan setiap kali hujan turun untuk kebutuhan non-konsumsi
  4. Memeriksa kondisi sumur secara berkala, tanpa menunggu benar-benar kering
  5. Saling membantu tetangga yang mengalami kesulitan air

Kepada seluruh Ketua RT/RW, Distrik Mimika Baru meminta agar segera memantau wilayah masing-masing, mencatat warga yang sumurnya kering atau menurun debitnya, serta mengidentifikasi sumur dalam dan sumber air yang masih tersedia.

Sementara itu, Lurah dan Kepala Kampung diminta mengumpulkan laporan dari RT/RW dan segera menyampaikannya kepada Distrik Mimika Baru.

“Kita tidak perlu menunggu keadaan menjadi krisis untuk mulai bergerak. Bergerak bersama,”

POST VIEWS
14 kali dibaca